Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berhubungan intim termasuk salah satu kebutuhan biologis bagi manusia yang telah menikah. Aktivitas ini tentu saja menyehatkan. Hal ini tak lepas dari efek penghilang stres, mendekatkan emosi pasangan serta membakar kalori.
Sebagian besar pasangan, memilih waktu malam untuk berhubungan. Terutama menjelang tidur. Sayangnya menurut studi yang ditulis di Frontiers in Psychology, bercinta di atas pukul 21.000, kurang tepat.
" Berhubungan intim menjelang waktu tidur malam tidak buruk, hanya saja kebanyakan orang sudah mengalami kelelahan," kata Michael Breus, PhD., penulis buku The Power of When, dikutip dari Reader Digest.
Ketika tubuh sudah lelah dan ingin tidur, ada kemungkinan pasangan tidak punya energi lagi untuk berhubungan intim. Namun, semua itu tergantung pada mental dan fisik masing-masing pasangan. Ada kalanya hubungan intim di waktu malam malah membuat pasangan tidak bisa tidur.
Sebaliknya, ada juga pasangan sengaja berhubungan intim di waktu malam karena dianggap sebagai cara untuk relaksasi dan peredam ketegangan.
" Bagi mayoritas orang, hubungan intim pada malam hari adalah sebuah relaksasi dan cara meredam ketegangan. Dengan begitu mereka akan mengantuk dan mudah tidur," jelas Lisa Thomas, terapis seks dan keluarga.
Dokter Breus dan Thomas sependapat bahwa tidur setelah berhubungan intim akan membuat kehidupan seksual pasangan menjadi lebih baik.

" Saat Anda beristirahat di malam hari, tubuh bekerja memproduksi hormon. Sehingga Anda akan terbangun dengan lebih banyak energi dan kreativitas untuk kehidupan seks yang memuaskan," kata Dr. Breus.
Seks pagi hari mungkin tidak ideal untuk pasangan yang memiliki jadwal sibuk dan tidak sinkron satu sama lain.
Karena itu Thomas merekomendasikan untuk lebih kreatif dengan waktu untuk berhubungan intim. Jangan terpaku pada waktu tertentu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya