Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Yenny Wahid Dan Barrack Obama (nu.or.id)
Dream - Dalam kunjungannya ke Indonesia pekan lalu, Presiden ke-44 Amerika Serikat Barrack Obama berkesempatan bertemu sejumlah tokoh. Salah satunya putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.
Yenny pun sempat berbincang dengan Obama secara tidak resmi. Dia mengaku bercerita tentang kawasan Matraman-Menteng Dalam yang telah melahirkan dua presiden.
" Saya cerita ke Obama bahwa daerah Matraman-Menteng Dalam sudah menghasilkan dua Presiden, Presiden Obama dan Presiden Gus Dur. Dua-duanya di masa kecil pernah tinggal di sana," ujar Yenny, dikutip dari NU Online, Senin, 3 Juli 2017.
Yenny pun mendapat jawaban menarik dari Obama. " Jangan-jangan itu karena faktor airnya," kata Yenny menirukan Obama.
Matraman merupakan kawasan yang pernah ditinggali baik oleh Gus Dur maupun Obama. Gus Dur tinggal di rumah nomor 8, sedangkan Obama di nomor 20.
Selain itu, kedua tokoh ini sampai dibuatkan patung yang dipajang di kawasan itu. Bedanya, patung Obama dipajang di SD-nya dulu, sedangkan patung Gus Dur di Taman Amir Hamzah.
Obama 'pulang kampung' ke Indonesia sejak 23 Juni lalu. Ini merupakan kali kedua Obama mudik setelah sebelumnya berkunjung saat masih menjabat sebagai Presiden AS.
Di Indonesia, Obama mengawali agendanya dengan berlibur bersama keluarga di Bali. Kemudian, Obama berkunjung ke Yogyakarta dan ke Jakarta untuk bertemu Presiden Jokowi sekaligus menjadi pembicara pada Kongres Diaspora Indonesia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya