5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Kamu Harus Segera Memeriksakan Ke Dokter Dan Mengatasinya. (Foto: Shutterstock)
Dream - Rasa gatal pada miss V bukan sesuatu yang bisa disepelekan. Kamu harus segera memeriksakan ke dokter dan mengatasinya.
Setelah berkonsultasi pada dokter, mungkin kamu akan diberikan obat yang sesuai dengan penyebab rasa gatal. Dilansir dari Sehatq.com, berikut jenis obat yang dapat mengatasi gatalnya miss V.
Metronidazole
Berdasarkan The Journal of Infectious Disease, metronidazole merupakan obat untuk mengatasi vaginosis bakteri yang membuat miss V gatal.
Biasanya, metronidazole dikonsumsi dua kali sehari sebanyak 500 miligram dalam waktu seminggu dengan cara dioleskan di sektar miss V.
Obat ini diperuntukkan bagi penderita radang serviks yang dipicu oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Terdapat dua jenis clindamycin yang dapat dipakai, yaitu obat minum dan gel dengan dosis 150-300 mg serta 2 persen.

Tinidazole
Tinidazole biasa diberikan untuk mengatasi parasit Trichomonas vaginalis yang rentan menular saat melakukan hubungan seksual tanpa pengaman.
Biasanya, tinidazole diminum dengan dosis 250 miligram dalam 3 hari sekali selama 5 hari berturut-turut dan memiliki tingkat kesembuhan cukup tinggi.

Acyclovir merupaan obat yang diperuntukkan bagi penderita herpes genital. Herpes genital ditandai dengan rasa gatal dan bentol pada kemaluan dan obat ini dapat mengurangi gejala tersebut. Obat ini dikonsumsi 2-5 kali sehari selama 10 hari sampai 12 bulan.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?