Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Rutin Konsumsi Vitamin C Foto: Shutterstock
Dream - Menjaga imunitas penting dilakukan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan imunitas tubuh, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta tidur yang cukup.
Mengonsumsi suplemen vitamin juga dianjurkan agar dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu vitamin yang berperan penting untuk memperkuat imunitas adalah vitamin c.
Menurut dr Inge Permadhi, dokter spesialis gizi klinik, vitamin c merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh manusia. Memiliki fungsi sebagai antioksidan, vitamin yang mudah larut dalam air ini mampu mendukung fungsi sel imun dalam tubuh.
" Vitamin c merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh manusia. Salah satunya adalah sebagai antioksidan yang dapat mendukung fungsi sel imun dalam menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi," ujar dr Inge dalam acara Konferensi pers Virtual Holisticare Ester C 1000, Rabu 28 April 2021.
Kandungan vitamin c sebetulnya terdapat dalam beragam buah dan sayur. Namun vitamin tersebut tergolong zat labil dan mudah rusak. Dr Inge menerangkan cara penyimpanan serta pengolahan buah dan sayur berpotensi mengurangi bahkan menghilangkan kandungan vitamin c.
" Saat panen buah dan sayur ditaruh di luar, maka vitamin c nya berkurang. Saat disimpan dalam waktu yang lama karena dia menjadi labil dia juga berkurang jumlahnya. Kemudian pengolahan, sayur-sayuran dirajang dimasukan ke dalam air, dia larut dalam air lalu kandungannya hilang," tutur dokter lulusan Universitas Indonesia ini.
Padahal konsumsi vitamin c sangat penting karena vitamin ini tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan khususnya dari sayur dan buah-buahan yang dikonsumsi.

Memenuhi kebutuhan vitamin c bagi masyarakat Indonesia, Indocare Group meluncurkan produk suplemen vitamin c Holisticare dengan inovasi terbaru. Memiliki kandungan vitamin c yang lebih tinggi, 'Holisticare Ester C 1000' memiliki keunggulan 24-hours bioavailability yang membuat kandungan vitamin c dapat bertahan di dalam sel darah putih selama 24 jam.
Edward Joesoef, Chief Strategy Officer, Konimex Group mengatakan kembalinya aktivitas masyarakat di luar rumah walaupun masih pandemi menyebabkan asupan vitamin harus tetap optimal untuk tetap menjaga daya tahan tubuh.
" Kami menciptakan inovasi baru Holisticare Ester C 1000 dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi, bertahan hingga 24 jam dalam tubuh atau 24-hours bioavailability, dan lebih tidak perih di lambung serta relatif lebih rendah resiko batu ginjal,” ungkap Edward dalam kesempatan yang sama.
Tidak perih di lambung, vitamin terbaru dari Holisticare ini menggunakan vitamin c jenis Ester C dengan komposisi kalsium askorbat yang tidak terlalu bersifat asam bahkan cenderung netral.

Cepat diserap oleh tubuh, Holisticare Ester C 1000 diproses secara alamiah sehingga menghasilkan senyawa metabolit threonat. Senyawa tersebut dapat meningkatkan efisiensi penyerapan dan penyimpanan vitamin c di dalam tubuh sehingga kandungan vitamin c tidak terbuang percuma bersama urine.
Hadirnya produk Holisticare terbaru ini merupakan bagian dari kampanye ‘Yakinkan Langkah Sehatmu’ yang diluncurkan Indocare Group untuk terus mengingatkan masyarakat agar memulai dan melanjutkan gaya hidup sehat.
“ Kami harap, dengan inovasi Holisticare Ester C 1000 dan kampanye Yakinkan Langkah Sehat, kami bisa lebih banyak membantu masyarakat Indonesia untuk terus menjaga daya tahan tubuh hingga melewati pandemi. Mari kita sama-sama jaga kesehatan kita dan keluarga,” tambah Edward.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya