Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Mengenakan Sandal Ke Kantor.
Dream - Ada yang sedikit berbeda dari penampilan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ketika berkantor hari ini, (Rabu, 7 Februari 2018). Jika biasanya sering mengenakan sepatu, kali ini Lukman hanya beralas kaki sandal.
Lukman belum lama ini memang mengalami cedera saat kakinya tersengat ekor ikan pari saat berlibur ke Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, akhir pekan lalu. Kaki kanannya masih terbungkus kain perban.
" Poin yang saya sampaikan ini bukan kejadian yang luar biasa, ini biasa saja lebih karena kekurangan hati-hatian saya, jadi tidak perlu ada pihak-pihak yang harus disalahkan," kata Lukman di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Rabu, 7 Februari 2018.
Meski mengalami musibah, Lukman mengaku tidak kapok berlibur kembali ke Pulau Derawan. Sebab, pulau tersebut memiliki suasana alam yang indah dan masyarakat yang sangat ramah.

" Jadi jangan sampai peristiwa ini menjadikan kita takut atau kapok untuk berwisata di pantai," ucap dia.
Dia pun berterimakasih kepada perawat yang saat itu menangani lukanya. Dia bersyukur dan kagum pada kerja para perawat muda yang cekatan dan profesional.
" Mereka tidak tahu siapa saya dan memberikan tindakan yang sangat baik," ujar dia.
Advertisement

JK: Dalam Dunia Hari Ini, Lebih Berbahaya Kekurangan Listrik Ketimbang Kekurangan Beras

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China

SBY Bicara Pemerintahan di Endgame Town Hall: Saya Tak Pernah Berselingkuh dengan Konstitusi

Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi


5 Kebiasaan Malam yang Disarankan Pakar agar Bisa Hidup Lebih Panjang

Social Contagion: Mengapa Tren Memakai Parfum Bisa Ikut Menyebar di Kalangan Anak SD?

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China


5 Peregangan untuk Meredakan Tegang dan Kaku di Punggung Tengah

Pemanasan Global Memutus Hubungan Iklim 400 Tahun antara Samudra Hindia dan Pasifik

Menerka Alasan Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar di Tengah Kasus Suap HGB