5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Mengalami Masalah Pada Kulit Bibir. (Source: Shutterstock)
Dream - Perubahan warna kulit tidak hanya terjadi di kulit wajah atau tubuh. Bibirmu juga bisa mengalaminya. Penyebabnya pun tidak hanya paparan sinar matahari.
Bercak hitam pada bibir bisa disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Kondisi ini pun tidak berbahaya. Sehingga, kamu hanya perlu berkonsultasi ke dokter jika ingin mencerahkan bibirmu kembali.
Jika ingin mengatasinya, kamu harus mengetahui penyebab bercak hitam pada bibir terlebih dulu. Dilansir dari Sehatq.com, berikut penyebab bercak hitam pada bibir.
Reaksi alergi
Timbulnya bercak hitam pada bibir bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap produk yang sedang digunakan. Misalnya, produk kedaluwarsa atau kurang cocok serta pasta gigi.
Pemakaian pewarna rambut dan teh hijau yang mengandung nikel bisa menyebabkan munculnya bercak hitam pada bibir.
Hentikanlah pemakaian produk tersebut agar bercak hitamnya mereda. Selalu perhatikan kandungan dan tanggal kedaluwarsa produk yang akan digunakan pada tubuh agar tetap aman.

Hiperpigmentasi bisa terjadi di dahi, puncak tulang hidung, dagu dan bibir. Tapi, area tubuh dan wajah lainnya pun bisa mengalaminya.
Biasanya, hiperpigmentasi disebabkan oleh paparan sinar matahari atau pengaruh hormonal. Pada beberapa kasus, hiperpigmentasi bisa hilang dengan sendirinya.
Tapi jika tidak, gunakanlah produk yang mengandung tretinoin, azelaic acid, kojic acid atau berkonsultasilah pada dokter kulit.
Lakukan perawatan di salon kecantikan seperti chemical peelin, mikrodermabrasi dan dermabrasi secara rutin jika ingin hiperpigmentasi hilang lebih cepat.
Paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari yang sangat terik bisa menyebabkan munculnya sunspot. Sunspot sendiri berukuran sangat kecil atau sebesar 2,54 cm, berwarna kecokelatan atau merah, teksturnya cenderung kasar, kering serta berkerak.
Berkonsultasilah ke dokter jika memilikinya untuk memastikan kondisi kulitmu karena sunspot atau keratosis bisa jadi gejala awal munculnya kanker.
Jika tidak berbahaya, kamu akan diberikan obat atau dianjurkan untuk melakukan chemical peeling, cryosurgery maupun pembedahan.
Umumnya, kondisi ini dialami oleh orangtua. Bentuknya pun bervariasi pada setiap orang. Namun, umumnya warnanya hitam atau merah tua.
Kamu bisa melakukan perawatan laser atau pembekuan untuk menghilangkannya. Berkonsultasilah pada dokter kulit sebelum melakukannya untuk memastikan kondisi ini bukan merupakan gejala kanker.
Dehidrasi
Dehidrasi bisa membuat bibirmu kering, pecah-pecah, dan sel kulit mati menumpuk. Jika sering mengelupas kulit bibir, akan timbul bekas luka yang lama kelamaan akan menghitam.
Cukupilah kebutuhan cairan harian untuk mencegah bercak hitam pada bibir. Gunakan lip balm untuk membantu menjaga kelembapan serta nutrisi bibir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?