Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ponsel sudah tidak bisa dipisahkan dari aktivitas manusia. Mulai komunikasi, belanja, hingga refreshing, dilakukan lewat layar gawai.
Tapi bagi kalian yang sedang berusaha memangkas berat badan, coba alat yang satu ini. Bila tidak, usaha kerasmu untuk menurunkan berat badan bakal sia-sia.
Penelitian tim Simon Bolivar University, Kolombia, mnyatakan bahwa 43 persen orang yang menghabiskan lima jam atau lebih di depan ponsel kemungkinan besar mengalami obesitas.
" Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar ponsel akan mengurangi aktivitas fisik," ujar Prof Mantilla-Morron, dokter spesialis jantung, paru, dan rehabilitasi vaksular, Simon Bolivar University, dikutip dari Misskyra.com, Selasa 30 Juli 2019.
" Sehingga meningkatkan risiko kematian dini, diabetes, penyakit jantung, berbagai jenis kanker dan gejala muskuloskeletal," tambah dia.
Studi ini dilakukan sejak Juni hingga Desember 2018, dengan paristipan 1.060 mahasiswa di Simon Bolivar University. Usia rata-rata mereka adalah 19 dan 20 tahun.
Lebih dari 25 persen peserta kelebihan berat badan dan hampir lima persen mengalami obesitas karena menghabiskan lebih dari lima jam menggunakan ponsel.
Sambil menggunakan ponsel, mereka juga cenderung mengonsumsi minuman manis dan makanan cepat saji, serta tidak melakukan aktivitas fisik.
Menariknya, wanita yang menggunakan ponselnya lebih dari lima jam dua kali lebih mungkin mengalami kegemukan dibandingkan pria.
" Penting untuk mengetahui dan menyadari bahwa meskipun teknologi sangat mempermudah kebutuhan kita, hal itu juga harus digunakan untuk menunjang kebiasaan serta hidup sehat," ujar Mantilla-Morron.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya