Imam Besar Al Azhar, Syeikh Ahmed Al Tayeb Menerima Kunjungan Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus (mynewshub.cc)
Dream - Imam Besar Al Azhar, Syeikh Ahmed Al Tayeb, menyambut kunjungan pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus di kampus Universitas Al Azhar Mesir semalam. Bersama Paus Fransiskus, Syeikh Ahmed mewakili institusi ulama dunia meningkatkan kerja sama dalam memerangi terorisme.
Momen ini merupakan kali kedua Paus Fransiskus berkunjung ke Al Azhar. Kunjungan sebelumnya berlangsung pada April lalu.
Beberapa saat usai pertemuan, Syeikh Ahmed menyatakan Islam harus menghadapi 'jihad terhadap diri sendiri'. Syeikh Ahmed juga mengatakan umat Islam turut menjadi korban kekerasan.
" Dia (terorisme) adalah kanker yang sudah menyebar ke sebagian besar belahan dunia dan Al Azhar sebagai institusi keagamaan tertinggi di Mesir menawarkan sumbangsih demi mencari jalan penyelesaian atas kekerasan ini," kata Syeikh Ahmed, dikutip dari Mynewshub, Rabu, 8 November 2017.
Pernyataan Syeikh Ahmed disampaikan usai menghadiri sesi pertemuan yang digelar Komunitas Lintas Iman Sant'Egidio. Komunitas ini diakui oleh Vatikan.
Syeikh Ahmed menjelaskan pertemuan tersebut membahas sejumlah isu yang saat ini menghantui dunia dan mencari jalan keluar, untuk mengurangi penderitaan umat manusia. (ism)
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
